Ngukur Kesehatan Perusahaan Konstruksi Pakai Cash Flow Return on Assets (CFROA)

Ngukur Kesehatan Perusahaan Konstruksi Pakai Cash Flow Return on Assets (CFROA)
Photo by Scott Blake / Unsplash

Halo semuanya! Pernah dengar rasio keuangan? Ini dia salah satu ilmu penting buat kamu yang suka ngeliatin laporan keuangan perusahaan, apalagi kalau kamu investasi saham. Nah, kali ini kita bahas rasio yang fokus sama cash flow alias arus kas, yaitu Cash Flow Return on Assets (CFROA).

CFROA pada dasarnya ngitungin seberapa banyak uang kas perusahaan dihasilkan dari total aset yang dimilikinya. Gampangnya, CFROA ngelihat seberapa efektif perusahaan pakai asetnya buat menghasilkan duit.

Nah, kali ini kita mau lihat contoh kasusnya di perusahaan konstruksi.

Contoh Kasus:

PT. Bangun Jaya (nama fiksi), perusahaan konstruksi di Indonesia, baru aja rilis laporan keuangannya. Yuk, kita analisa kesehatan keuangannya pakai CFROA!

Data:

  • Laba bersih: Rp. 1.500.000.000
  • Depresiasi: Rp. 800.000.000
  • Total aset: Rp. 10.000.000.000

Langkah 1: Jumlahin Laba & Biaya Non-Kas

CFROA = (Rp. 1.500.000.000 + Rp. 800.000.000) / Rp. 10.000.000.000

Langkah 2: Kurangi Penjualan Non-Kas

CFROA = Rp. 2.300.000.000 / Rp. 10.000.000.000

Langkah 3: Bagi dengan Total Aset

CFROA = 23%

Analisa:

CFROA PT. Bangun Jaya sebesar 23% menunjukkan bahwa perusahaan ini mampu menghasilkan arus kas yang cukup baik dari asetnya. Artinya, perusahaan ini efektif dalam menggunakan asetnya untuk menghasilkan laba.

Tapi, perlu diingat:

  • CFROA ini perlu dibandingkan dengan CFROA perusahaan konstruksi lain di Indonesia untuk melihat posisinya.
  • CFROA hanya salah satu indikator kesehatan keuangan. Perlu analisa rasio keuangan lain juga.
  • CFROA bisa dimanipulasi dengan cara mempercepat atau memperlambat pengakuan pendapatan dan pengeluaran.

Kesimpulan:

CFROA adalah alat yang berguna untuk menganalisa kesehatan keuangan perusahaan konstruksi. Tapi, perlu diingat bahwa CFROA bukan satu-satunya indikator dan perlu dikombinasikan dengan analisa rasio keuangan lain.

Semoga contoh kasus ini membantu kamu memahami CFROA dan cara menggunakannya untuk analisa perusahaan konstruksi!