Memanfaatkan Diskon Pemasok dengan Cerdas - Hitung Biaya Kredit!

Memanfaatkan Diskon Pemasok dengan Cerdas - Hitung Biaya Kredit!
Photo by Tran Mau Tri Tam ✪ / Unsplash

Pernahkah Anda bingung ketika ditawari diskon oleh pemasok? Ambil diskon atau tidak? Artikel ini akan membahas tentang "biaya kredit" yang bisa menjadi senjata ampuh untuk membuat keputusan yang cerdas.

Apa itu Biaya Kredit?

Biaya kredit adalah biaya yang dikeluarkan perusahaan karena tidak mengambil keuntungan dari diskon yang ditawarkan pemasok. Singkatnya, ini adalah hitungan untuk mengetahui apakah diskon yang diberikan pemasok lebih menguntungkan daripada biaya yang dikeluarkan perusahaan jika telat bayar.

Manfaat Biaya Kredit

  • Departemen Pembelian: bisa dipakai untuk negosiasi dengan pemasok agar mendapatkan keuntungan lebih berupa diskon awal.
  • Staf Akun Hutang: bisa digunakan untuk mengecek apakah persyaratan pembayaran cepat dari pemasok masih menguntungkan perusahaan, terutama ketika biaya modal perusahaan berubah.
  • Staf Penjualan: bisa dipakai dalam diskusi dengan bagian pembelian perusahaan lain untuk sama-sama mendapatkan diskon awal yang lebih baik.

Cara Menghitung Biaya Kredit

Untuk menghitung biaya kredit, kita perlu menggunakan rumus berikut:

Diskon % / (100% - Diskon %) x (360 hari / (Jangka waktu pembayaran penuh - Jangka waktu diskon))

Contoh Kasus:

  • Perusahaan Astronot Garuda diberi penawaran diskon 2% oleh pemasok jika dibayar dalam waktu 15 hari.
  • Jika pembayaran penuh harus dilakukan dalam waktu 40 hari.
  • Biaya modal perusahaan Astronot Garuda adalah 14%.

Perhitungan:

Biaya Kredit = 2% / (100% - 2%) x (360 hari / (40 hari - 15 hari)) = 2% / (98%) x (360 hari / 25 hari) = 0,0204 x 14,4 = 29,4%

Analisa:

Dalam contoh ini, biaya kreditnya adalah 29,4%, jauh lebih tinggi dari biaya modal perusahaan yang 14%. Ini artinya, lebih menguntungkan bagi Astronot Garuda untuk mengambil diskon awal dari pemasok.

Catatan Penting:

  • Biaya kredit biasanya dibandingkan dengan biaya modal perusahaan, namun pada prakteknya, keputusan mengambil diskon lebih condong ke pertimbangan biaya investasi jangka pendek.
  • Misalnya, bagian akun hutang mungkin akan menggunakan dana dari tabungan jangka pendek (biasanya berbunga rendah) untuk bisa mengambil diskon awal.

Dengan memahami biaya kredit, Anda bisa mengambil keputusan yang lebih bijak terkait penawaran diskon dari pemasok. Selamat berbisnis!